Senin, 06 Oktober 2014

Kesalahan Yang Sering Dilakukan Freelancer

Kerja dengan sistem freelance online memang menyenangkan bagi sebagian orang. Selain berperan sebagai “bos” pada diri sendiri, jenis pekerjaan ini juga bisa dibilang bebas karena tidak terikat oleh suasana kantor dan bisa bekerja di mana saja. Untuk membuat perusahaan lebih percaya pada Anda, hindari kesalahan berikut agar karier yang sedang Anda jalankan terus berkembang.

1. Jangan Overselling

Saat perkenalan dengan klien, hindari melebih-lebihkan kemampuan diri Anda. Memang klien atau perusahaan akan mudah tertarik pada Anda dan memungkinkan Anda akan mendapatkan kepercayaan untuk memegang sebuah proyek. Tapi bagaimana jika suatu saat Anda tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai kesepakatan? Tentu reputasi buruk akan Anda dapatkan.

2. Komunikasi

Kurangnya komunikasi antara klien dan freelancer, tentu bisa menghambat kerjasama. Untuk itu, upayakan untuk selalu berkomunikasi dan buatlah kalimat perkenalan yang ringkas, menarik dan harus sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Lupakan juga kalimat yang bertele-tele dan tidak ada hubungannya dengan pekerjaan.

3. Pura-Pura Mengerti

Kesalahan lain yang harus Anda hindari adalah langsung menyanggupi instruksi padahal Anda belum mengerti maksudnya. Jika Anda melakukan hal ini, tentu waktu yang Anda miliki akan habis untuk revisi dan hal ini cukup fatal untuk klien. Sebaiknya, tanyakan semua hal yang diinstruksikan sampai Anda benar-benar mengerti.

4. Melanggar Deadline

Meskipun kerja paruh waktu bersifat bebas, tapi sebuah deadline merupakan hal yang sangat penting. Kerjakan semua proyek sesuai waktu yang telah disepakati kedua belah pihak dan kerjakan pekerjaan secepat Anda bisa tanpa menunggu deadline. Klien puas, memungkinkan Anda akan banjir dengan proyek.

5.Sepelekan Kontrak

Banyak freelancer dan klien membuat kontrak atas dasar kepercayaan. Tetapi, menyampingkan poin perjanjian atau terlalu fleksibel pada tarif jasa yang dipatok akan menunjukkan Anda tidak memiliki percaya diri dan dianggap kurang berkomitmen pada pekerjaan.

6.Pahami Prosedur

Sebagai seorang freelancer, Anda harus lebih paham mengenai kesepakatan. Jangan sampai Anda langsung menyetujui tanpa mengetahui sistem dan cara kerjanya. Bicarakan juga kapan Anda akan mendapatkan pembayaran dan buat juga kesepakatan mengenai deadline.

7. Mudah Menyerah

Sekarang, masih banyak sekali orang yang mencari lowongan kerja part time dan sudah berusaha keras menunggu pekerjaan yang diinginkan untuk datang. Anda jangan berhenti berusaha karena seorang freelancer harus memiliki motivasi tinggi dan nantinya akan menjadi “bos” pada dirinya sendiri.

Hal-hal diatas sebaiknya dihindari, baik oleh Anda yang sudah menjadi seorang pekerja freelance online atau baru sebatas ingin bekerja sebagai seorang freelancer. Siapkah Anda untuk menjadi freelancer sukses?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar